Sejarah

Pada  tanggal  11  Agustus  1990  Pimpinan  Program  Studi  Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat telah  dilantik  oleh  Rektor  Universitas Lambung Mangkurat.  Direncanakan  pada  akhir bulan Agustus  akan dilaksanakan    Pembukaan    Masa    Perkuliahan.    Setelah    menyelenggarakan kegiatan   akademik   beberapa   tahun   yang   dimulai   pada   tahun   1990/1991,    berdasarkan    Surat    Keputusan    Menteri Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  0366/O/1993  tanggal  21  Oktober  1993, tentang Program Studi Kedokteran ditingkatkan menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.

Sejalan    dengan    tujuan    masyarakat    Kalimantan    Selatan    menuju “Kalimantan  Selatan  Sehat  2010”,  memiliki  SDM  kesehatan  yang  berkualitas dan  profesional  yang  setara  dengan  strata  1  (S1),  maka  Fakultas  Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat   berupaya   untuk   mendirikan   Program   Studi   Kesehatan   Masyarakat. Pendirian  program  studi  ini  juga  mengakomodasi  animo  tenaga  kesehatan (terutama  pegawai negeri sipil)  yang  telah  bekerja  untuk  meningkatkan  kemampuan  ilmu pengetahuan  dan  keterampilan  yang  sederajat  dengan  S1  serta  memenuhi tuntutan pasar yang dalam persaingannya membutuhkan persyaratan minimal sarjana S1.

Berdasarkan    SK    Rektor    ULM    Nomor:    243/J08/PP/2002,    tentang pembentukkan     Program     Studi     Kesehatan     Masyarakat     pada     Fakultas Kedokteran   ULM   dan   dimulai   menerima   mahasiswa   baru   pada   Tahun Akademik 2002/2003. Pada tanggal 13 April 2004 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi   Departemen Pendidikan Nasional   mengeluarkan   Surat   Nomor:   1362/D/T/2004   perihal   izin Penyelenggaraan   Program   Studi   Kesehatan   Masyarakat   pada   Universitas Lambung Mangkurat.

Akhirnya atas rahmat Allah jualah tercapainya cita-cita masyarakat Kalimantan Selatan mempunyai lembaga pendidikan kesehatan masyarakat, tinggal kini dikembangkan agar menjadi suatu lembaga yang berbobot, berwibawa dan dapat menghasilkan lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang memiliki Karakter sebagai Ahli Kesehatan masyarakat dengan kompetensi yang sudah ditentukan dalam Naskah Akademik Pendidikan Kesehatan Masyarakat Indonesia.