
Banjarbaru – Dalam rangka memperingati perayaan Bulan K3 Nasional 2025, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM) dan PT. Arutmin Indonesia menyelenggarakan kegiatan “Arutmin Mengajar” di Ruang H. Adenan di Program Studi Kesehatan Masyarakat FKIK ULM. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti implementasi kerjasama antara kedua belah pihak.
Kegiatan ini terlaksana pada Senin, 10 Februari 2025, dimulai pada jam 08.00 WITA dengan menghadirkan 2 orang praktisi sebagai narasumber ahli di bidang K3 industri pertambangan, yaitu Dewangga Lazuardi selaku Safety & Health Coordinator PT. Arutmin Indonesia yang menyampaikan materi “Penguatan Kapasitas SDM dalam Mendukung Penerapan SMK3 untuk Meningkatkan Produktivitas” dan Wahyu Kusgiyanto selaku Safety & Health Officer PT. Arutmin Indonesia yang menyampaikan materi “Bagaimana Personil K3 Meningkatkan Kapasitas dan Kemampuan Untuk Mendukung Program K3 di Perusahaan”
Diana Puspita, Koordinator Community Development Arutmin, menjelaskan bahwa Arutmin Mengajar merupakan bagian dari agenda rutin dalam rangka perayaan Bulan K3 Nasional. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan pengalaman langsung yang berharga bagi mahasiswa, terutama dari perspektif praktisi di industri pertambangan,” ujarnya.
Sementara itu, Fahrini Yulidasari, SKM., MPH, selaku Sekretaris Jurusan Kesehatan Masyarakat ULM, menyambut baik kegiatan ini. “Pemaparan langsung dari praktisi industri memberikan wawasan yang lebih aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa, sehingga mereka dapat memahami penerapan K3 tidak hanya dalam teori tetapi juga dalam praktik nyata di dunia kerja” ujar beliau.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa PSKM FKIK ULM, baik dari peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), peminatan Kesehatan Lingkungan, peminatan Epidemiologi maupun peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan serta mahasiswa/i non peminatan yang antusias mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi.
Kegiatan Arutmin Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya budaya K3 serta tantangan dan implementasinya di dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan. Dalam sesi ini, para pemateri membagikan pengalaman nyata yang dihadapi di lapangan dan memberikan gambaran praktis kepada para mahasiswa.
Mahasiswa yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi K3 dalam skala industri. Kegiatan Arutmin Mengajar menjadi bukti terjalinnya kolaborasi dan komitmen dalam mendukung pendidikan dan peningkatan kesadaran K3 serta peningkatan kapasitas SDM K3 sebagaimana tema dari Bulan K3 Nasional 2025 “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas”.
