
Foto bersama Kelompok 22 PBL PSKM FKIK ULM Angkatan 2023, dan Duta Remaja serta Siswa Sekolah Dasar
di Desa Padang Panjang pada hari Jumat, 15 Agustus 2025
Kabupaten Banjar – 17/09/2025 Rokok tetap menjadi ancaman kesehatan global. Berdasarkan WHO, lebih dari 8 juta kematian setiap tahun disebabkan oleh penggunaan tembakau langsung, ditambah korban asap rokok pasif, sementara jumlah remaja pengguna rokok usia 13-15 di banyak negara masih signifikan. Di Indonesia, Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI 2023) memperlihatkan 7,4% remaja usia 10-18 tahun adalah perokok aktif, dengan kelompok usia 15-19 tahun menempati posisi tertinggi. Kondisi tersebut diperkuat oleh data BPS Kalimantan Selatan yang melaporkan 21,89% remaja di provinsi ini terlibat perilaku merokok, sehingga diperlukan intervensi nyata untuk menekan laju perokok muda di daerah. Intervensi edukatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan sejak dini.
Menyadari urgensi ini, mahasiswa/i Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk “D’FRESH SEPA ASAP” di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada 15 Agustus 2025. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa Sekolah Dasar Desa Padang Panjang dengan jumlah peserta sekitar 30 orang, yang menjadi target utama dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok sekaligus mencegah munculnya perilaku merokok sejak dini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari intervensi Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 2, yang dijalankan oleh mahasiswa ULM sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Kelompok penyelenggara terdiri dari Meily Al Maysa, Fitralina Nur Alisa, Dhiya Alfi Azizah dan Shopia Nur Shifa, dengan dosen pembimbing Siti Aisyah Solechah, S.KG., M.Si.

Pemateri disampaikan oleh Tim Kader yang telah dilantik sebagai Duta Remaja Padang Panjang
Dalam kegiatan penyuluhan di SD, mahasiswa ULM mendampingi duta remaja menyampaikan materi interaktif tentang dampak buruk rokok bagi kesehatan. Kegiatan dilengkapi dengan permainan edukatif, simulasi bahaya asap rokok, serta sesi tanya jawab yang membuat suasana lebih hidup. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan partisipasi aktif dalam setiap sesi.
Selain itu, duta remaja juga diajarkan untuk membuat poster edukasi, konten digital, dan media sosial sebagai sarana penyuluhan berkelanjutan. Harapannya, media informasi ini dapat menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan kesadaran tentang bahaya merokok, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pihak sekolah. Dukungan tersebut diwujudkan dengan komitmen untuk menjaga lingkungan bebas rokok di sekolah dan fasilitas umum desa.

Pemasangan poster edukasi bahaya merokok oleh Kelompok 22 PBL di Sekolah Dasar Desa Padang Panjang
Poster yang berisi pesan sederhana namun kuat tentang bahaya rokok dan vape ini ditempatkan di lingkungan sekolah dasar agar mudah dilihat oleh siswa. Melalui pemasangan poster, diharapkan siswa dapat mengingat pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, memahami risiko merokok, serta termotivasi untuk menjauhi rokok. Kegiatan ini juga menjadi media edukasi visual yang mendukung penyuluhan langsung, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya didengar tetapi juga terus terlihat oleh anak-anak dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu duta remaja menyampaikan, “Kami bangga bisa ikut serta dalam program ini. Semoga kami bisa menjadi contoh bagi teman-teman sebaya untuk hidup sehat tanpa rokok.”
Hasil kegiatan dapat dilihat dari adanya peningkatan pemahaman peserta melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, di mana terjadi kenaikan skor setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan bahwa para duta remaja yang telah dilatih kini siap melanjutkan peran sebagai penyuluh sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sehingga pesan bahaya merokok dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kalangan.
Penulis: Meily Al Maysa
Tanggal Penulisan: 17 September 2025
