
Mahasiswa PSKM FKIK ULM bersama para ibu dan balita berfoto bersama setelah kegiatan intervensi PBL 2
di Desa Mandikapau Barat pada hari Kamis, 14 Agustus 2025
Kabupaten Banjar – 17/09/2025 Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan intervensi Praktik Belajar Lapangan (PBL) 2 di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar, melalui program Intervensi Gizi untuk Pencegahan Permasalahan Gizi yang didasari oleh data hasil diagnosa komunitas kelompok 18 yang menemukan 32% balita dengan TB/U kurang, sehingga program ini menegaskan pentingnya intervensi gizi dalam mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Kegiatan ini ditujukan kepada 35 ibu balita di Desa Mandikapau Barat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan pola asuh tepat serta pemenuhan gizi seimbang.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan penyuluhan yang berjudul “Ibu Hebat, Balita Sehat: Menerapkan Pola Asuh Tepat dan Isi Piringku”. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya gizi seimbang, penerapan konsep Isi Piringku, serta peran pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.

Mahasiswa PSKM FKIK ULM menyampaikan materi penyuluhan gizi balita di Desa Mandikapau Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian intervensi Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 2, yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kelompok penyelenggara terdiri atas Aninditya Prahesti, Aghnia Helfani Faza, Dhiyaa Nasywa Shabiha, dan Najma Fida Kamila, dengan dosen pembimbing Ibu Noor Ahda Fadillah, SKM., M.Kes(Epid).
Para mahasiswa juga menyelenggarakan demonstrasi memasak sehat dengan memanfaatkan sayuran berupa tanaman kailan dan bayam merah. Peserta menyaksikan langsung cara pengolahan sayuran tersebut menjadi menu bergizi, sederhana, dan praktis untuk kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa PSKM FKIK ULM mempraktikkan demo memasak dengan menggunakan bahan sayur
kailan dan bayam merah di hadapan para peserta penyuluhan.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa membagikan bibit tanaman kailan dan bayam merah kepada seluruh peserta. Bibit tersebut diharapkan dapat ditanam di pekarangan rumah, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap sumber pangan bergizi serta mendukung kemandirian pangan keluarga.

Peserta kegiatan menerima bibit sayuran kailan dan bayam merah yang dibagikan oleh mahasiswa PSKM FKIK ULM
untuk ditanam di pekarangan rumah.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, dengan terlihatnya peningkatan skor setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil monitoring dan evaluasi juga memperlihatkan adanya perubahan positif, khususnya dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran bergizi. Hal ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran serta komitmen masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan gizi balita di Desa Mandikapau Barat.
Penulis: Najma Fida Kamila
Tanggal Penulisan: 17 September 2025
