
Foto bersama Kelompok 8 PBL PSKM FKIK ULM Angkatan 2023 dengan remaja putri Desa Mandikapau Timur
pada kegiatan edukasi Program SI PATUH dan Kalender Edukatif pada hari Rabu, 13 Agustus 2025
Kabupaten Banjar – 17/09/2025 Anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi cukup tinggi di Indonesia. Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, produktivitas, hingga berdampak pada kesehatan reproduksi di masa mendatang. Rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingginya kasus anemia remaja.
Hasil diagnosa komunitas pada kegiatan PBL 1 di Desa Mandikapau Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar menunjukkan sebagian besar remaja putri di wilayah tersebut belum disiplin mengonsumsi TTD. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya pengetahuan manfaat TTD, belum adanya sistem pengingat yang sesuai dengan kebiasaan remaja, serta keterlibatan keluarga yang masih terbatas dalam memantau kepatuhan.
Menyadari permasalahan tersebut, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 8 Angkatan 2023 yang beranggotakan Muhammad Roif Althaf, Dina Khairina, Nurhalisa Ramadhiani, dan Rifka Shupia melaksanakan Program Belajar Lapangan (PBL) 2 dengan tajuk “SI PATUH (Sistem Pengingat dan Edukasi Kepatuhan Minum Obat) dan Kalender Edukatif”. Program ini didampingi oleh dosen pembimbing instansi Ibu Fakhriyah, S.SiT., M.KM. serta mendapat dukungan dari perangkat desa dan kader posyandu remaja.
Sasaran utama program ini adalah remaja putri di Desa Mandikapau Timur sebanyak 36 orang yang menjadi target intervensi, serta kader posyandu remaja yang berperan sebagai pendamping dan penggerak dalam pelaksanaan program. Selain itu, keluarga remaja putri juga dilibatkan secara aktif melalui penggunaan kalender pemantauan, sehingga dapat turut serta dalam memantau kepatuhan konsumsi TTD di rumah.

Kegiatan pelatihan kader posyandu remaja di Kantor Desa Mandikapau Timur bersama Kelompok 8 PBL PSKM FKIK ULM
Pelaksanaan dimulai pada 11 Agustus 2025 di Kantor Desa Mandikapau Timur dengan pelatihan empat kader posyandu remaja. Mereka dibekali keterampilan mengelola SI PATUH, sebuah chatbot WhatsApp yang berfungsi sebagai pengingat minum TTD dan media edukasi kesehatan, serta penggunaan kalender pemantauan TTD yang melibatkan keluarga.

Penyuluhan dan pemeriksaan kadar Hb kepada 36 remaja putri Desa Mandikapau Timur oleh Kelompok 8 PBL PSKM FKIK ULM
Kegiatan berlanjut pada 13 Agustus 2025 dengan penyuluhan kepada 36 remaja putri. Peserta mendapatkan edukasi pentingnya konsumsi TTD secara teratur, risiko bila tidak patuh, hingga manfaat jangka panjang. Setiap remaja putri juga menerima kalender pemantauan TTD untuk dicatat bersama keluarga, sekaligus diperkenalkan dengan SI PATUH sebagai media pengingat digital. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) guna memberikan gambaran umum status kesehatan remaja putri.
Program ini mendapat respon positif dari kader, peserta, maupun pihak puskesmas. “Kalian bikin itu mudah-mudahan berjalan ya, lingkupnya lebih sempit per desa gitukan, ya mudah-mudahan hasil remajanya bagus gitu ya, jadi silakan aja dijalankan mudah-mudahan hasilnya bagus ya nanti kami juga minta follow up bagaimana hasilnya, mudah-mudahan Hb-nya yang anemia berkurang,” papar salah satu petugas Puskesmas.
Ketua kelompok, Muhammad Roif Althaf, juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. “Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat respon positif dari para peserta. Saya melihat antusiasme remaja putri yang cukup tinggi, mulai dari sesi pemeriksaan Hb hingga sosialisasi program dan praktik penggunaan kalender pemantauan,” ujarnya.
Melalui keberlanjutan SI PATUH dan kalender edukatif, diharapkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD semakin meningkat, sehingga risiko anemia dapat ditekan dan kesehatan remaja putri Desa Mandi Kapau Timur lebih terjaga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja putri tentang pentingnya konsumsi TTD, keterlibatan keluarga dalam pemantauan melalui kalender, serta antusiasme peserta dalam memanfaatkan SI PATUH sebagai pengingat digital.
Penulis: Nurhalisa Ramadhiani
Tanggal Penulisan: 17 September 2025
